Rabu, 25 Oktober 2017

Penutupan Sekolah Lapangan Iklim Tahap 3 Provinsi Bali.

Polda Bali Polres Tabanan Polsek Selbar.

Tabanan masih mendapat peridikat sebagai lumbung padi, namun demikian upaya untuk meningkatkan kesejatraan petani yang selama ini diabaikan karena sektor pertanian dikalangan generasi muda tidak menarik untuk ditekuni karena tidak dapat memberikan harapan masa depan yang lebih baik.
Seringnya petani mengalami kerugian akibat mahalnya okos yang ditanggung mulai dari okos traktor, penyemayaman bibit, pupuk dan perawatan,untuk menghilangkan pemikiran yang negatip muncul dikalangan para petani akan penghasilan dari sektor pertanian tidak mencukupi  kepentingan keluarga.

Dinas pertanian bekerja sama dengan pihak Bmkg untuk melaksanakan sekolah lapangan iklim yang bertempat di balai subak soka selama 20 hari mulai tanggal 10 juli 2017 dengan peserta 25 orang, materi yang diberikan oleh instruktur dari ppl Selemaded Barat al. Pengenalan akan cuaca atau iklim, pengendalian hama dan penyakit, kelender bercocok tanam semua materi diberikan untuk membekali para petani dalam meningkatkan ketahan pagan Bali akan produksi pertanian tetap sorplus.

Rabu tanggal 24 Oktober 2017 jam 08.00 wita Bhabinkamtibmas Desa Antosari menghadiri penutupan sekolah lapangan iklim tahap 3 Provinsi Bali di balai subak soka Desa Antosari,Kecamatan Selemadeg Barat oleh Kepala balai besar metriologi klimatologi dan giopisika wilayah III Denpasar Bapak M. Taupik. Selesai penutupan dilanjutkan dengan panen padi secara simbolis oleh Kepala dinas pertanian dan diikuti oleh peserta pelatihan Pelaksanaan penutupan berjalan aman dan lancar.

Sesuai arahan Kapolsek Selbar Akp. I Wayan Suastika.SH. agar Bhabinkamtibmas selalu menitor setiap kegiatan kemasyarakatan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sebagai wujud dekatnya hubungan polisi dengan masyarakat demi terciptanya kondisi kamtibmas yang aman.