Senin, 15 Januari 2018

Bhabinkamtibmas Selabih Polres Tabanan Bekerjasama Dengan Fakar Penanganan Sampah Untuk Mewujudkan Desa Selabih Bersih Dan Ramah Lingkungan

Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Selemadeg Barat. Banyaknya sisa-sisa pembungkus makanan, atau benda-benda yang tidak digunakan lagi dibuang menjadi sampah. Sampah-sampah tersebut yang bersumber dari pembuangan/limbah rumah tangga belum ditangani dengan baik.

Melihat kondisi seperti itu maka pada hari Senin(15/1/2018) jam11.30 wita Bhabinkamtibmas Selabih Aiptu I Nyoman Nuada berdialog dan menjalin kerjasama dengan pemerhati lingkungan (Fakar Penanganan Sampah ) I Komang Santika Jaya dari pemerhati Global Internasional lingkungan hidup, yang akan memberikan pembinaan lanjutan kepada warga di Wantilan Desa Selabih di Banjar Dinas Selabih Tengah Desa Selabih Kecamatan Selemadeg Barat.

Pada kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas Selabih memohon kepada Fakar penanganan sampah untuk memberikan pembinaan teknis penangan sampah diwilayah Desa Selabih, sehingga nantinya dapat ditangani oleh warga masyarakat yang disalurkan melalui badan usaha seperti Bumdes. Diharapkan program ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga benar benar warga mampu melaksanakan dengan baik sehingga menjadi desa Selabih bersih dan sehat.

I Komang Santika Jaya selaku pemerhati lingkungan hidup mengatakan warga masyarakat Selabih tidak boleh membuang sampah sembarangan karena akan menyebabkan terjadinya wabah penyakit dan juga bisa menyebabkan banjir. Sampah harus ditangani dengan baik, disamping bertujuan membentuk keluarga sehat juga bertujuan secara ekonomis yaitu memberi tambahan penghasilan. Dijelaskan sampah-sampah tersebut pertama dipilah pilah antara sampah plastik (an organik) dan sampah organik dimasukan dalam suatu tempat/karung. Wadah yang menangani disarankan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk menampung sampah-sampah warga. Kemudian dalam jumlah besar disalurkan ke Dinas Lingkungan Hidup atau ke Pabrik pengolahan sampah. Dijelaskan juga bahwa sampah plastik bisa diolah menjadi keramik dengan mesin pengolah plastik, dengan harga mesin tersebut berkisar Rp 200 juta/unit.

Dihubungi ditempat terpisah
Ketua Bumdes Selabih I Putu Suparya mengucapkan terimakasih atas program desa Selabih bekerjasama dengan Bumdes yang telah disampaikan kepada kami, sehingga kami mendapat penambahan pengetahuan tentang penanganan sampah. Kami akan mensosialisasikan ke warga agar program ini bisa terlaksana dengan baik. "Kami selaku pengurus Bumdes Desa Selabih sangat mengharapkan pembinaan secara berkelanjutan", imbuh I Putu Suparya.

Dihubungi ditempat terpisah Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Suastika,SH mengatakan bahwa masalah sampah hampir melanda semua Negara di dunia. Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar tentu akan menjadi penghasil sampah yang besar juga. "Tentu dalam penangan sampah ini harus terus pembinaan kepada warga, kami sudah perintahkan Bhabinkamtibmas untuk melaksanakan pembinaan ini karena merupakan bagian pembinaan kamtibmas juga", tegas AKP I Wayan Suastika SH.