Cegah Radikalisme Bhabinkamtibmas sambang dengan Tokoh Agama
Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Selemadeg Barat
Dengan perkembangan teknologi dan media massa online ( media sosil) yang semakin gencar yang dengan mudah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong (hoax) untuk memperkeruh suasa bangsa dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Guna terjaganya keamanan dan meningkatkan rasa nasionalisme serta cegah terjadinya konflik SARA pada Kamis 5 Oktober 2017 jam 10.00 wita Bhabinkamtibmas Desa Bengkel Sari Bripka I Made Utamayasa melaksanakan sambang ke Banjar Labak Suren bertemu tokoh agama I Nyoman Suaba selaku pemangku Pura Dalem Desa Pakraman Labak Suren pada saat dilaksanakan upacara agama di Pura Dalem setempat guna menyampaikan pesan kamtibmas untuk bersama - sama ikut serta menjaga kerukunan dan toleransi guna mencegah berbagai isu yang berkembang di masyarakat melalui media sosial sehingga lebih dini bisa diantisipasi.
Pada setiap kesempatan pada saat apel maupun giat anev serta penekanan Kapolsek Selemadeg Barat AKP I Wayan Suastika. S.H. selalu memberika arahan kepada Bhabinkamtibmas untuk selalu terjun dan jalin komunikasi dua sisi dengan tokoh masyarakat guna menyerap informasi dan bisa menyampaikan pesan pimpinan polri kepada masyarakat lebih cepat sampai sehingga bisa meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas di masyarakat pada umumnya dan masyarakat Desa Bengkel Sari pada khususnya.
Dalam kesempatan tersebut I Nyoman Suaba menyatakan " ucapan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas karena secara aktif selalu turun ke masyarakat baik pada saat ada giat agama maupun secara pribadi berkunjung ke rumah warga sehingga masyarakat tahu dan bisa mengenal Bhabin lebih erat sehingga apabila ada gangguan kamtibmas, masyarakat bisa lebih cepat menyampaika ke pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas".
Dengan terjalinnya kerja sama dan komunikasi dua arah yang baik antara Bhabin dan masyarakat diharapkan kedepannya setiap permasalahan yang timbul bisa dikurangi sehingga masyarakat bisa fokus untuk bekerja dan tetap bisa turut serta menjaga rasa soladiritas dan gotong royong sehingga isu yang tidak benar tidak serta merta diterima masyarakat melainkan berita tersebut terlebih dahulu disaring guna mencari kebenaran berita tersebut.