Senin, 16 Oktober 2017

Bhabin Polwan Banjar Anyar mendampingi team BNK kab Tabanan memberikan ceramah Narkoba di Kantor Desa Banjar Anyar

Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Kediri

Peredaran obat-obatan berbahaya termasuk Narkoba berkembang sangat pesat baik di kalangan orang dewasa maupun para remaja bahkan ada yang beredar di kalangan sekolah dasar dengan berbagai bentuk dan rasa yang memikat anak-anak karena bentuknya yang mirip permen dengan tujuan memudahkan mempengaruhi korbannya.

Hal tersebut tentu harus diwaspadai karena sangat berbahaya bagi kesehatan dan merusak masa depan bangsa karena menyebabkan ketagihan bahkan bisa mengakibatkan kematian bagi yang mengkonsumsinya.

Sesuai  penekanan Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya, SH agar Bhabin selalu menjalin sinergitas dan koordinasi dengan Instansi maupun Satfung terkait dalam menjaga situasi kamtibmas di desa binaan  serta  antisipasi dan cegah peredarannya di kalangan masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut pada hari Senin, 16/10/2017 pukul 19.00 wita Bhabin Polwan Banjar Anyar Aiptu Ni Putu Sri Parwati, SH mendampingi  team dari BNK Kab Tabanan dipimpin oleh AKP I Made Budika selaku Ketua team Preventif BNK kab Tabanan  bersama IGAA Witarini Dwipayani, Skm dari Dinas Kesehatan Kab Tabanan selaku sekretaris bid pencegahan BNK kab tbn memberikan ceramah narkoba kepada para klian dinas, para karang taruna dan staf desa banjar Anyar berjumlah 50 orang bertempat di Gedung Bhakti Masyarakat Kantor Desa Banjar Anyar.

Giat ceramah dibuka oleh Kades Banjar Anyar I Made Budiana dan dilanjutkan pemberian materi tentang bahaya Narkoba oleh Kasat Binmas Polres Tabanan AKP I Made Budika dilanjutkan pemberian materi tentang UU nomor 35 thn 2009 tentang Narkotika    oleh Sekretaris bidang pencegahan BNK kab tbn.

Para Klian dinas dan karang taruna se desa banjar Anyar menyambut baik kehadiran Bhabin Polwan dan team dari BNK kab Tabanan karena memberikan wawasan. Pengetahuan maupun informasi tentang, apa itu Narkoba dan apa akibatnya apabila mengkonsumsinya sehingga diharapkan mampu mencegah peredarannya khususnya di desa Banjar Anyar.