Sebagai bentuk simpati terhadap korban erupsi gunung agung, Bhabin Polwan sambang ke keluarga korban pengungsi yang meninggal di BRSUD Tabanan.
Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Kediri
Melihat kondisi gunung agung sudah level awas, banyak masyarakat karangasem yang melakukan pengungsian ke berbagai daerah termasuk desa banjar anyar dengan berbagai kondisi.
Di desa banjar anyar tepatnya di rumah I Ketut Suariawan. 43 tahun. di jln Taman gg I nomor 3 terdapat 4 orang pengungsi dewasa asal desa Buwana Giri, kecamatan Bebandem karangasem dimana salah satu pengungsi atas nama I Wayan Sukra, 83 tahun, ketika mengungsi sudah dalam keadaan sakit jantung dan langsung dibawa ke BRSUD Tabanan pada hari minggu 24 September 2017 dan dinyatakan meninggal pada pukul 17.00 wita.
Berkaitan dengan kejadian tersebut dan penekanan Kapolsek Kompol I Nyoman Sumarajaya, SH agar Bhabin nendatakan dan mengecek kondisi para pengungsi. pada hari Kamis 28 September 2017 pukul 11.30 wita Bhabin Polwan Banjar Aiptu Ni Putu Sri Parwati, SH bersama Klian dinas Tamansari Anyar I Gd Md Suardiyasa melaksanakan sambang ke rumah keluarga pengungsi untuk nengecek rencana kegiatan penguburan almarhum.
Berdasarkan informasi dari menantu almarhum I Ketut Suariawan bahwa almarhum I Wayan Sukra mengingat kondisi di karangasem tidak aman akan dikremasi di krematorium cekomaria peguyangan pada hari Jumat 29 September 2017 pukul 13.00 wita.
Pada kesempatan tersebut Bhabin Polwan berusaha nemotivasi para pengungsi khususnya keluarga dari pengungsi yang meninggal agar tabah dan iklas menerima cobaan ini serta jaga kondisi jangan sampai menderita sakit, Bhabin juga menyarankan apabila ada hambatan atau masalah yang dihadapi selama dalam pengungsian agar dikoordinasikan dengan klian dinas maupun Bhabin.