Jumat, 29 September 2017

Bhabin Desa Tajen PAM Ngaben diBr Jeroan.

Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Penebel

Pengamanan Upacara Ngaben di Banjar Jeroan, Ds Tajen.

Upacara yadnya memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat Hindu dibali, seperti giat ngaben sekarang, adalah upacara pitra Yadnya dimana prosesi kremasi atau pembakaran jenazah yang dilakukan umat Hindu di Bali, kewajiban ini dilakukan anak/keluarga pertisentananya dengan maksud mempercepat kembalinya kelima unsur manusia ke alam dewa.

Ngaben merupakan simbol untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal dengan harapan lebih cepat menyatu dengan Atman/sang pencipta yang juga disebut Moksah.

Pada kesempatan ini Aiptu I Made Masna selaku Bhabinktm Desa Tajen pada hari Jumat (29/9/ 2017) mulai jam 07.00 wita sampai selesai bersama sama para Pecalang Desa Adat Tajen melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat Upacara ngaben rangkaiannya yang sudah dilaksanakan sejak mulai meninggal,  upacara ngeringkes,dan prosesi lainnya.

Pengamanan atau atensi giat upacara Ngaben ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Bhabinkamtibmas Desa Tajen baik kegiatan upacara pitra yadnya,  manusia yadnya Dewa yadnya,  maupun upacara yadnya yang lainnya sehingga rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar.

Dalam kesempatan ini pula disela kesibukan mengikuti prosesi upacara I Get Putu Sumertayasa, ditemui dirumah duka di Br Jeroan, Desa Tajen selaku pihak keluarga mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi Bhabinkamtibmas Ds Tajen bersama para pecalang dan seluruh masyarakat Desa pakraman desa Adat Tajen, yang turut memberikan dukungan baik moril maupun materiil sehingga prosesi giat upacara ngaben berjalan lancar dimana upacara ngaben kali ini an (alm) I Gst Nyoman Wijana,  78 Th,  swasta, meninggal pada hari Senin 18/9/2017, karena sakit,  alamat Dsn Jeroan,  Ds Tajen,  penebel.

Bhabinkamtias Desa Tajen dalam hal ini mengimbau dan permaklumannya kepada para pengguna jalan karena perjalanan terganggu demi kelancaran harus lalu lintas untuk sepeda motor bisa melalui jalur alternatif melalui jalan disubak Tajen dengan menempatkan beberapa orang personil pecalang untuk mengarahkan dan memberi petunjuk dengan harapan semua kegiatan bisa berjalan dengan aman tertib serta harus lalulintas pun lancar.