Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Marga, Rabu, 20/9/2017 jam 08.30 wita, bhabin marga dajan puri Nyoman Sumerta menghadiri pembinaan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, anak balita dan mengkonsumsi garam beryodium oleh Dinas kesehatan kabupaten Tabanan bertempat di aula kantor desa marga dajan puri.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Kabid kesehatan masyarakat Md Supardi Yadnya. M kes, Kasi kesehatan keluarga dr I Gusti Ayu Seputri Widhiyani. M kes, Kepala Puskesmas marga 1 yang diwakili oleh dr Ekaningsih, pj perbekel Kt Wirata, bidan desa Wyn Sueni A Md Keb, tujuh bidan dinas kesehatan kabupaten Tabanan dan puskesmas marga 1, kelian dinas sedesa marga dajan puri, kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan pok balita kurang lebih sebanyak 56 orang.
Pada pembinaan tersebut Kabid kesmas kab Tabanan mengatakan " sesuai perda kab tabanan no 21 th 2016 tentang peredaran, pengawasan, dan pengendalian garam beryodium antara lain berbunyi :
Garam konsumsi yang diperdagangkan wajib beryodium dan berlabel SNI.
Produsen dan distributor garam wajib memiliki ijin.
Pada prinsipnya dinas kesehatan mewajibkan masyarakat mengkonsumsi garam beryodium untuk meningkatkan kesehatan, pertumbuhan anak dan kecerdasan. Jangan masih menganut paradigma lama orang tua pendek anak pendek, orang tua bodoh anak bodoh. Contoh kongkrit di negara jepang dulunya orang disana sama tingginya dengan orang indonesia tapi sekarang orang jepang sudah lebih tinggi dari orang indonesia . Disamping itu masyarakat lebih hati hati dengan berita yang belum pasti sumbernya, misalnya garam yodium merk Karapan sapi menurut berita mengandung pecahan kaca itu tidak benar Dinas kesehatan dan BPOM sudah melakukan tes lab dan mengecek langsung ke produsen.
Dari Kasi kesga kab tabanan menyampaikan manfaat air susu ibu ( ASI ) dia mengatakan " ASI adalah makanan bayi yang baling baik untuk tumbuh kembang anak dan sampai sekarang belum ada susu formula yang lebih baik untuk anak, untuk apa buang uang beli susu karena kita sendiri mempunyai asi yang jauh lebih baik dan tidak perlu membayar" dr Seputri juga memberikan dorongan dan contoh kongkrit kepada ibu menyusui ada seorang ibu dari negara Australia berkomitmen untuk bayinya dia punya bayi baru berumur 2 bulan dapat tugas bidang kesehatan di bali dan bayinya tetap di Australia dia tetap bisa memberikan bayinya susu setiap saat, caranya setiap 2 - 3 jam susunya disedot dan disimpan dalam kulkas prezer, setiap satu minggu dia kirim ke Australia, coba bayangkan berapa biaya yang diperlukan, kita ekonomi yang pas pasan menghabiskan uang hanya untuk beli susu formula, kenapa hanya kerja di denpasar tidak bisa melakukan hal tersebut kalau memang kita komitmen untuk buah hati kita. dan dr Seputri juga mempraktekkan cara memberi asi yang benar, Desa Marga Dajan Puri akan dijadikan kelompok percontohan pemberian asi dan kelompok pendonor asi.
Sesuai dengan penekanan Kapolsek Marga AKP I Made Gede Widia Adnyana, S.H didalam setiap mengambil apel pagi dihalaman Mapolsek Marga supaya Bhabinkamtibmas melaksanakan tugas maksimal didesa dan ikut semua kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi terkait.
Di akhir pertemuan pembinaan kelompok rombongan yang diwakili oleh Kasi kesehatan keluarga dr I Gusti Ayu Seputri Widhiyani. M kes menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran bhabin dan tetap bisa membantu dan bekerja sama dengan bidan desa untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.