Jumat, 08 September 2017

Bhabin Desa Tajen Pam Upacara Ngaben

Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Penebel

BAPAK dan ANAK DIABEN BERSAMAAN DI
DESA TAJEN.

Ngaben merupakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah di Bali. Upacara adat Ngaben merupakan sebuah ritual yang dilakukan untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Dalam upacara ini, jenazah diletakkan dengan posisi seperti orang tidur.kemudian dibawa dari rumah duka biasanya dengan menggunakan kalau dibali dikenal dengan Wadah/Badai atau sering disebut Jempana, diiring sanak keluarga, setelah dikuburan/Setra ditempat terpisah dari Jempana tersebut disiapkan suatu tempat utk perabuan/dibakar dulu masyarakat menggunakan kayu bakar namun sekarang dengan menggunakan kompor lebih praktis dan cepat,  Ngaben merupakan simbol untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal dengan harapan lebih cepat menyatu dengan Atman/sang pencipta yang juga disebut Moksah.

Pada kesempatan ini Aiptu I Made Masna selaku Bhabinktm Desa Tajen pada hari jumat (8/9/ 2017) mulai jam 07.00 wita sampai selesai bersama sama dengan Babinsa Serda I gede Sumerta Jaya, dan para Pecalang Desa Adat Tajen melaksanakan pengamanan kegiatan masyarakat Upacara ngaben rangkaiannya yang sudah dilaksanakan sejak mulai meninggal,  upacara ngeringkes,  dan atensi para Rombongan Tamu yang melayat diantaranya orang Nomer satu di pemerintahan propinsi Bali Bapak Gubernu Bali (I Made Mangku Pastika), Wagub I Ketut Sudikerta,  Ketua DPRD provinsi Bpk I Nyoman Adi Wiryatama, para kepala dinas dijajaran pemerintahan propinsi Bali yang sebelumnya sudah hadir melayat kerumah duka di Br Sedahan,  Desa Tajen.

Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian Bhabinkamtibmas Desa Tajen baik kegiatan upacara pitra yadnya,  manusia yadnya Dewa yadnya,  maupun upacara yadnya yang lainnya sehingga rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan lancar.

Dalam kesempatan ini pula disela kesibukan mengikuti prosesi upacara bapak I Wayan Suarjana (SekWan Provinsi) selaku pihak keluarga mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Ds Tajen bersama para pecalang dan seluruh masyarakat Desa pakraman desa Adat Tajen, yang turut memberikan dukungan baik moril maupun materiil sehingga prosesi giat upacara ngaben berjalan lancar.

Dimana yang kali ini sebagai orang tua dari Suarjana (Sekwan) an (alm) I Made Mukil,  87 Tahun, tajen 31/12/1930, Swasta (petran),dan adiknya an (alm) I wyn Kartika, 45 Tahun, Tajen,31/12/ 1972, swasta, Hindu/Bali, alamat Dsn KutaBali,  Desa Tajen keduanya meninggal dunia akibat terjadi kecelakaan tunggal Out of control di jembatan di Dsn Tajen Pande pada hari sabtu lalu (2/9/2017) sekitar jam 12.00 wita dengan mengendarai sepeda motor Honda Astrea Star Dk-2727-AI hingga jatuh kesungai dengan kedalaman sekitar 25 meter.

Bhabinkamtias Desa Tajen dalam hal ini mengimbau kepada para masyarakat pengguna jalan demi kelancaran harus lalu lintas untuk sepeda motor bisa melalui jalur alternatif disubak Tajen dengan menempatkan beberapa orang personil pecalang untuk mengarahkan dan memberi petunjuk dengan harapan semua kegiatan bisa berjalan dengan aman tertib serta harus lalulintas pun lancar.