Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Kediri
Dengan ditingkatkannya status awas bagi masyarakat yang ada di sekitar Gunung Agung menyebabkan banyak warga masyarakat dari Karangasem yang memilih mengungsi ke daerah lain yang dianggap lebih aman termasuk wilayah Banjar Anyar.
Menyikapi hal tersebut Bhabin Polwan Banjar Anyar Aiptu Ni Putu Sri Parwati, SH, bersinergi dengan Bhabin 1 dan Bhabinsa Banjar Anyar hari Selasa ( 26 September 2017 ) pukul 12.00 wita berkunjung ke rumah warga banjar Jadi pisah dan Sanggulan Anyar yang menampung para pengungsi akibat erupsi Gunung Agung dengan jumlah pengungsi secara keseluruhan berjumlah 17 orang. masing- masing dari banjar yang berbeda.
Terdapat beberapa pengungsi yang menderita sakit, ada yang memang punya riwayat sakit tertentu dan ada yang sakit ketika di pengungsian.
Kepada pengungsi yang sakit Bhabin menyarankan mereka berobat di Puskesmas terdekat dengan membawa surat keterangan sebagai pengungsi erupsi Gunung Agung dari klian dinas di masing-masing banjar tempat mereka mengungsi dan akan mendapatkan pengobatan secara gratis.
Pada kesempatan tersebut Bhabin Polwan mencatat dan mendatakan para pengungsi agar lebih mudah melakukan pemantauan ataupun memerlukan bantuan lainnya serta mendatakan jika ada pengungsi yang merupakan anak usia sekolah Bhabin bersinergi dengan Para Klian dinas dan aparat desa untuk mencarikan solusinya supaya tidak sampai putus sekolah.
Sesuai dengan penekanan Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya, SH agar Bhabin mengecek dan mendatakan para pengungsi di desa binaan guna memudahkan pemantauan maupun memberikan bantuan.
Kehadiran Bhabin sangat disambut baik keluarga penampung maupun pengungsi karena Bhabin terjun langsung sebagai bentuk rasa keperdulian terhadap sesama dan bisa memberi motivasi terkait musibah yang sedang mereka alami serta mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi mereka.