Rabu, 20 September 2017

Babin drsa Padangan

Melaksanakan tugas dg tulus ikhlas satu jalan untuk mendekatkan diri pada Tuhan, Polres Tabanan, Polsek Pupuan.

Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Pupuan.

   Kata Piodalan untuk masyarakat Bali yang memeluk Agama Hundu sudah tidak asing lagi tetapi untuk masyarakat lain atau yang non Hindu sebagian besar tidak mengetahui apakagi yang berada di luar Pulau Bali, Piodalan atau disebut juga dengan Puja Wali  dimana puja artinya doa dan wali artinya kembali jadi puja wali di definisikan mengulang kembali melaksanakan doa persembahyangan bersama. Piodalan pada masyarakat Bali (Umat Hindu) biasanya diambil dari dua asfek yaitu asfek  perhitungan berdasarkan Wuku yang artinya dilaksanakan setiap enam bulan sekali dan asfek perhitungan berdasarkan Sasih yang artinya dilaksanan setiap setahun sekali.

     Bhabinkamtibmas Desa Padangan, Polsek Pupuan Aipda I Made Muliana, Rabu (20/09/3017) menghadiri Upacara Pecaruan Resi Gana di Sanggah Dadia kumpulan Jero Mangku Dadia I Nyoman Parwa, Banjar Adat Padangan Kawan, Desa Padangan, kec. Pupuan dipuput oleh Ida Pinandita Sri Empu Nabe saking Griya Padang Taman Sari Padangan . Menurut Mangku Nyoman Parwa Sanggah Dadianya tersebut terdiri dari 27 KK (Kepala Keluarga) tetapi satu KK  dari Desa Pajahan keluarga dari Jero Mangku Ketut Sunarta, yang  dulunya  orang tua nenek Mangku Keyut Sunarta yang perempuan (Kumpi Bhs. Bali) berasal dari Sanggah Dadianya dan sekarang apapun bentuk upacara suka/duka warga kumpulan Dadia, keluarga Mangku Ketut Sunarta ikut hadir dan ngayah.

     Jero Mangku juru Kidung (Santi) Desa Adat Padangan I Ketut Sarma yang juga kumpulan Sanggah Dadia tersebut mengatakan memang benar keluarga dari Mangku Sunarta dari Desa Pajahan sekitar dari 3 tahun yang lalu kembali ngaturang ayah di Sanggah Dadia ini, setelah pada saat dulu Mangku Ketut Sunarta melaksanakan Upacara di Desa Pajahan, kemudian ada yang kerauhan dari leluhurnya menyampaikan piteket agar tetap ngaturang bakti lan ayahan di Sanggah Dadia di Desa Padangan. Dengan adanya hal seperti itu maka sekarang keluarga dari Jero Mangku Ketut Sunarta Desa Pajahan ikut mesanggah Dadia Kumpulan Jero Mangku Dadia I Nyoman Parwa.

   Kemudian Jero Mangku I Ketut Lela mendekati Bhabin dan menyampaikan bahwa Upacara Pecaruan Resi Gana yang dilakukan sekarang ini adalah rangkaian dari Piodalan Jelih (Piodalan Ageng) yang akan dilaksanakan  yang jatuh pada hari Sabtu (23/09/2017) Saniscara Tolu, tetapi sehari sebelum itu yaitu hari Jum'at (22/09/2017) melalukan Upacara Melasti ke Pantai Soka, Kec. Selemadeg dan untuk itu mohon bantuan Bhabin supaya ikut mengwal Upacara Melasti tersebut semoga berjalan dengan tertib dan lancar (memargi antar)