Pengrajin batu akik gigit jari.
Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Pupuan.
Bhabinkamtibmas Ds Sai Aiptu I Made Suniarta, mengunjungi pengrajin batu akik an. I Wayan Edi Suadika di br Sai, Ds Sai, hari rabu tanggal 20/9/2017, jam 11.30 wt, bentuk kepedulian Bhabin dengan pelaku seni dan budaya.
Tahun 2015 dan 2016 batuk akik sangat di gandrungi baik lapisan bawah sampai atas, bahkan para Pejabat Negeri ini ikut ikutan mempopulerkan atau mempromosikan ciri khas batunya, bermacam bentuk warna, asal batu bahkan kasiat yg berbau magis dan kegunaanya dipertunjukkan namun memasuki tahun 2017 seakan akan redup dan sirna di makan waktu bahkan terbilang pengajian gulung tikar.
Di sela- sela kesibukannya sambil terus mengasah batu akik dan menceritrakan bahwa saat ini sudah jarang sekali ada yg mau mengasah batu akik mungkin sudah bosan atau sudah tergerus jaman, dan ia masih beruntung dari pengrajin lainnya karena masih mendapat orderan dari bosnya yg berada di Australia yaitu Mr Yaen Been, namun itu pun tiga bulan sekali.
Dalam kesempat tersebut Bhabinkamtibmas, mengimbau dalam pengerjaan batu akik agar selalu berhati hati karena dalam pengerjaan behadapan dengan mesin, serta mengimbau agar selalu mengimpormasikan sekecil apapun terkait kamtibmas, yg berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban Desa sehingga permasalahan secepatnya dapat diselesaikan.
Dengan kedatang Bhabin ke rumahnya dan memberi dukungan tentang pekerjaannya, serta peduli sekali dengan masyarakat ia mengucapkan terima kasih dan apabila ada informasi menyangkut gangguan/ permasalahan di Desa akan segera menyampaikan kepada Babin.