Sambang Dialogis Upacara Piodalan di Sanggah Dadia Jero Mangku Penyarikan Br. Padangan Kelod, Ds. Padangan, Polres Tabanan, Polsrk Pupuan.
Polda Bali - Polres Tabanan - Polsek Pupuan.
Kata Piodalan sudah tidak asing malah melekat erat di hati saubari warga masyarakat umat Hindu di Bali, karena semua umat Hindu di Bali melaksanakan Upacara Piodalan Khayanfan Jagad, Sad Khayangan, Tri Khayangan, sampai yang sekecil-kecilnya, milik pribadi (Individu) misalnya Panti, Dadia, Merajan, Tugu, Padma, bahkan apapun yang dibangun yang dijadikan sebagai Pelinggih (Stana) pasti akan dilaksanakan Upacara Piodalan yang biadanya diambil patokan dengan perhitungan Wuku yang artinya tiap enam bulan sekali dan perhitungan Sasih setiap setahun sekali....
Demikian juga halnya pada Sanggah Dadia kumpulan Jero Mangku Penyarikan Banjar Adat Padangan Kelod, Desa Padangan yang beranggotakan 28 KK (Kepala Keluarga) dimana Upacara Piodalan dilaksanakan di Sanggahnya berdasarkan perhitungan Wuku yaitu setiap Soma Umanis Wuku Tolu yang jatuh pada Senin (18/09/2017) setiap enam bulan sekali dilaksanakan Upacara Piodalan namun seperti sekarang ini disebut Ngerainin ( Piodalan Alit). Lokasi Sanggah Dadia kumpulan Jero Mangku Penyarikan berada ditengah-tengah pemukiman warga kumpulan Sanggahnya tersebut, sama sekali tidak mengganggu kelancaran lalulintas dijalan raya maka Bhabinkamtibmas Desa Padangan, Kec. Pupuan Aipda I Made Muliana melaksanakan Kegiatan Sambang Dialogis ke warga kumpulan Sanggah Dadia tersebut berdialog serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas seperti keamanan yang wajib kita jaga bersama dan kebersihan lingkungan setelah selesai melaksanakan Upacara Piodalan.....
Jero Mangku Penyarikan dan pengempon Sanggah Dadianya Jero Mangku Subadri menyamoaikan bahwa pada hari ini dilaksanakan Upacara Piodalan Alit (Ngerainin) dan setiap lima tahun sekali dilaksanakan Upacara Piodalan Jelih (PiodalanAgeng) dan mengatakan sebenarnya anggota Sanggah Dadianya berjumlah 30 Kepala Keluarga (KK), namun dua KK pergi transmigrasi ke Sulawesi Tengah, sekarang tinggal 28 KK. Karena persiapan Upacara Piodalan sudah lengkap/akan dimulai Jero Mangku Penyarikan mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Bhabin karena telah meluangkan waktunya menghadiri pelaksanaan Upacara Piodalan di Sanggahnya dan minta ijin untuk memulai proses Upacara Piodalanya....
Dihubungi terpisah Kelihan Adat Banjar Padangan Kelod Jero Nengah Sidiarta memang benar hari ini Senin (18/09/2017) dilaksanakan Upacara Piodalan di Sanggah Dadia kumpulan Jero Mangku Penyarikan Banjar Adat Padangan Kelod dan sebenarnya beliau (Kelian Adat) hadir dalam Upacara Piodalan tersebut tetapi karena masih sibuk membangun tembok penyengker rumahnya sehingga tidak bisa hadir dengan mengucapkan semoga Upacara Piodalannya memargi antar, galang apadang, sidikarya, sidekarya lan labdekarya.