Polda Bali, Polres Tabanan, Polsek Pupuan.
Salah satu lembaga keuangan yang berada dilingkungan desa pekraman adat adalah LPD dimana dana yang dikelola oleh LPD tersebut berasal dari simpanan wajib dan tabungan dari warga adat dan yang menjadi badan pengawas pada LPD tersebut adalah Jro Bendesa adat.
LPD adalah lembaga keuangan terdekat yang berada disuatu desa karena adanya LPD masyarakat dengan mudah untuk melakukan simpan pinjam keuangan sehingga dapat memutar roda perekonomian di dalam suatu desa adat.
15-11-2017 bhabinkamtibmas desa Kebonpadangan Bripka I Wayan Heri Kusuma laksanakan giat sambang ke salah satu lembaga keuangan yang betada di desa Kebonpadangan yaitu Lembaga Perkriditan Rakyat (LPD) desa pekraman adat galiukir.
Pada saat melaksanakan giat sambang bhabinkamtibmas desa Kebonpadamgan bertemu langsung dengan kepala LPD I Nyoman Purana, dan apada kesrmpatan ini juga bhabinkamtibmas menegaskan agar dalam pengelaan dana yang ada di LPD agar benar dikelolan dengan baik sehingga tidak terjadi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan yang ada di LPD tersebut.
Dengan giat sambang yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas ketua LPD desa pekraman adat Galiukir I Nyoman Purana mengapresiasi giat sambang yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas karena dengan kedatangan bhabinkamtibmas yang melaksanakan kunjungan dan ikut peduli untuk memberikan himabauan dan mengikan kami selaku pengelola yang di percayai oleh warga masyarakat untuk mengelola uangnya.
Dituturan oleh beliau sudah banyak hal yang dilakukan oleh LPD desa pekraman adat galiukir seprti waktu ini di desa pekraman adat galiukir diadakan acara ngenteg linggih dimana pada acara tersebut menghabiskan biyaya kurang lebih Rp 860.000.000,- dan pada saat itu uang iuran dari krame dan dana punia hanya terkumpul kurang lebih Rp 360.000.000,- dan kekurangan dana tersebut diambil dari LPD sehingga giat tersebut dapat berjalan dengan dengan lancar.
Dan giat pertanggung jawaban LPD dilaksanakan setiap enam bulan sekali dalam peparuman agung desa pekraman adat galiukir yang dilaksanskan setiap manis tumpek wuku kuningan menurut perhitungan kalender Bali.