Minggu, 05 November 2017

Bhabinkamtibmas Desa Lumbung Kauh Gabung Piket UKL Laks Giat Pengamanan Prosesi Persembahyangan Umat Kristiani Sebagai Wujud Toleransi Antar Umat Beragama.

Wujud Toleransi Antar Umat Beragama, Bhabinkamtibmas Desa Lumbung Kauh Gabung Piket UKL Laksanakan Giat Pengamanan Prosesi Persembahyangan Umat Kristiani.

Polda Bali-Polres Tabanan - Polsek Selemadeg Barat.

Toleransi antar umat beragama sebagai wujud dalam pengamalan butir-butir dan nilai-nilai luhur Pancasila, hari minggu tanggal 5 Nopember 2017 ,bhabinkantibmas desa lumbung kauh Aiptu I Made Wardana bergabung dengan piket UKL Polsek selemadeg barat melaksanakan kegiatan pengamanan prosesi persembahyangan umat kristiani digereja Sabda jati selabih, dalam kesempatan tersebut bhabinkamtibmas menyempatkan diri untuk berbagi informasi mendekatkan diri dengan ibu asuh dan anak-anak gereja untuk selalu menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideogi Negara, saling harga menghargai antar umat beragama, hidup berdampingan serta tumbuhkan semangat kebersamaan, tenggang rasa, tepo saliro serta tetap menjaga keutuhan NKRI demi terciptanya kamtibmas yang tetap kondusif dengan berasaskan kekeluargaan.

Kapolsek Selemadeg barat polres Tabanan AKP I Wayan Suastika S.H dalam arahan beliau kepada seluruh personil saat apel pagi selalu memberi semangat dan berpesan kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak dan garda polri terdepan dimasyarakat yang selalu dekat dengan warga masyarakat berkewajiban untuk menyampaikan himbauan dan pesan kamtibmas kepada warga masyarakat berkaitan dengan perkembangan situasi dan informasi yang ada, guna bisa dan dapat diantisipasi dan dicarikan solusi pemecahannya.

Dalam kesempatan tersebut tokoh agama Kristen Pendeta I Ketut Sukanada, MSi yang memimpin prosesi persembahyangan saat itu menyampaikan ucapan trimakasih dan mengapresiasi kedatangan dan kehadiran Polri/ Bhabinkamtibmas yang secara langsung terjun dan turun mengawal dan memberi rasa aman dan nyaman kepada umat yang sedang melaksanakan acara persembahyangan sebagai wujud nyata dari kerja sama yang telah terjalin selama ini sehingga rasa aman dan nyaman dapat di rasakan oleh semua warga dengan tanpa memandang agama, suku, ras/golongan, adat istiadat dan status sosialnya.