Bhabin Pujungan mendata Pengungsi setelah status Gunung Agung diturunkan.
Polda Bali-Polres Tabanan-Polsek Pupuan.
Rabu(15/11/2017)pukul 10.00 wita Bhabinkamtibmas Desa Pujungan Bripka I Kd. Aditya. S, cek keadaan dan jumlah Pengungsi di Posko Pengungsian yang terletak di lahan milik I Wayan Dira termasuk lingkungan Banjar dinas Tamansari Desa Pujungan.
Mengingat status dari Gunung Agung di turunkan dari Awas ke Siaga warga karangasem yang mengungsi di wilayah Desa Pujungan mulai kembali ke daerah asalnya masing masing sehingga keberadaan pengungsi yang berada di wilayah desa pujungan berkurang dari semula berjumlah 211orang menjadi 100 orang, laki 54, perempuan 46 orang. Dari 100 orang pengungsi tersebut yang tinggal di Posko sekarang hanya 6 orang dan sisanya 96 orang masih tinggal dengan sanak saudaranya di seputaran desa pujungan dan tidak menutup kemungkinan hari hari kedepannya terus berkurang.
Secara umum keadaan para pengungsi yang masih berada di desa pujungan terpantau sehat dan tanpa ada masalah apapun baik selama tinggal di Posko Pengungsian maupun bersama keluarga masing masng, dalam kesempatan ini tak lupa Bhabin juga menyampaikan Pesan Pesan kamtibmas, memberikan informasi tentang situasi terkini tentang status Gunung Agung dan selalu mengingatkan jika ada keluhan, permasalahan ataupun ada dari para pengungsi yang kembali ke daerah asalnya lagi harap segera melaporkan diri kepada aparat desa dan pihak terkait.
Ditemui salah satu Pengungsi yang masih tinggal di Posko Pengungsian Ni Ketut Merta(47) yang biasa di panggil Dong Kolo asal Amerta Buana, Karangasem menyatakan walaupun ada penurunan status dari Gunung Agung mereka belum berani pulang seperti warga yang lain karena belum pasti keadaan didaerahnya betul betul aman. Dong Kolo juga menyampaikan selama tinggal di Posko tidak ada masalah apapun baik dari segi kesehatan maupun stok makanan, Dong Kolo juga Mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut membantu baik dari penyediaan tempat,makanan maupun keperluan yang lain termasuk kepada Bhabin yang sering berkunjung untuk memantau, memberikan informasi dan motivasi bagi para pengungsi.